Kamis, 23 Januari 2020

Puisi

0
Selawat Asyghil dan Batin yang Menggigil.

Malam ini, Yasin di lantunkan terdengar lirih.
Ayat-ayat suci terdengar lirih dari para Sufi.
Malam ini, bintang-bintang memilih bersembunyi.
Mungkin tengah berzikir dibalik tabir takdir illahi.

Ya, Rabbul Izzati, aroma Palestina kian menyengat di dada. Irak porak-poranda menyisakan reruntuhan duka. Dan kini di Iran bendera merah dari zaman Karbala dikibarkan menyeka duka kematian Jenderalnya.

Lagi-lagi negara adikuasa penyebabnya. Lantas dimana tokoh-tokoh pahlawan yang diproduksi di Hollywood sana? Akankah mereka memeriksa perikemanusiaan yang mereka perkenalkan dalam hukum HAM pada warga dunia?

Dengan segenap perjuangan Iran menyatakan perang terbuka. Meski kalah dalam jumlah, tapi mental mereka sekuat baja. Lagi lagi, aroma perang dunia ketiga sudah di depan mata.

Gusti penuh kasih. Doa terpatri teruntuk syuhada. Mengiring jalan panji-panji Allah.

Duuh.. selawat Asyghil
Duuh.. batin yang menggigil
Duuuuuh...

(Riza Fahlevi. 2020)
Author Image

About Fahlevinisme.blogspot.com
Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

Tidak ada komentar:

Posting Komentar