Kamis, 20 Februari 2020

#LKPM Dari Unja Untuk Dunia

2


Mewujudkan Generasi Masa Depan Yang Peduli Kemanusiaan & Sesama Melalui Lomba Ketangkasan Palang Merah (LKPM)
(Oleh: Riza Fahlevi)


 Komandan UKM KSR PMI UPT Universitas Jambi
Elik Marwanto


UKM KSR PMI UPT Universitas Jambi

Pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam pembentukan sumberdaya manusia. Dapat dikatakan kalau kemajuan suatu bangsa tergantung pada bagaimana bangsa itu membangun sumberdaya manusianya menjadi berkualitas.

Pada hakikatnya sumberdaya manusia yang bermutu dalam konteks pembangunan indonesia adalah manusia yang memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, sikap dan budi pekerti yang baik serta memilki keterampilan yang handal.

Tentu saja, penerapan konsep sumberdaya manusia yang berkualitas butuh waktu dan proses yang panjang. Namun prinsipnya adalah secara bertahap, berangsur-angsur, berkelanjutan dan terorganisir.

Mempertimbangkan pendidikan anak-anak sama dengan mempersiapkan generasi yang akan datang. Hati seorang anak bagaikan sebuah plat fotografik yang tidak bergambar apa-apa, siap merefleksikan semua yang ditampakkan padanya.

Empat pilar pendidikan sekarang dan masa depan yang dicanangkan oleh UNESCO yang perlu dikembangkan oleh lembaga pendidikan formal, yaitu:

  •       Learning to Know (belajar untuk mengetahui)
  •       Learning to Do (belajar untuk melakukan sesuatu)
  •       Learning to Be (belajar untuk menjadi seseorang)
  •       Learning to Live Together (belajar untuk menjalani kehidupan bersama)

Segaris lurus dengan program yang dicanangkan oleh UNESCO, pemerintah Indonesia melakukan beberapa kebijakan tentang dunia pendidikan dengan mengedepankan pendidikan karakter. Kebijakan kurikulum 2013 yang dicanangkan pemerintah sejak lama mencakup empat kompetensi dasar yaitu critical thingking, creativity, communication, collaboration. Mentri pendidikan terbaru Nadiem Makarim melakukan terobosan kebijakan yaitu menambah dua konsep kompetensi, yakni computational logic dan compassion, serta gebrakan merdeka belajar.

Berangkat dari berbagai problematika dunia pendidikan dan upaya meningkatkan sumberdaya manusia yang berjiwa kemanusiaan, Unit Kegiatan Mahasiswa Koprs Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Perguruan Tinggi Universitas Jambi menginisiasi mengadakan kegiatan yang mendukung dan menunjang program pendidikan dengan mengedepankan pendidikan karakter yang berjiwa kemanusiaan.

Adapun nama kegiatan tersebut adalah Lomba Ketangkasan Palang Merah atau disingkat dengan LKPM. Event ini merupakan ajang mengasah kemampuan di bidang kepalangmerahan, menumbuhkan dan mengembangkan semangat kemanusiaan pada diri siswa khususnya anggota Palang Merah Remaja (PMR). Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah anggota PMR SMP/sederajat (Madya) dan SMA/sederajat (Wira) yang berada di dalam wilayah Provinsi Jambi.

Apa itu Palang Merah Remaja?

Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja atau sering juga disebut relawan muda Palang Merah Indonesia (PMI), yang lebih sering disebut dengan PMR. Terdapat di PMI kota atau Kabupaten di seluruh Indonesia, dengan anggota lebih dari 5 (lima) juta orang di seluruh pelosok nusantara. Anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dlam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan Palang Merah Internasional dan Bulan Sabit Merah, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

Kebijakan PMI dan Federasi tentang pembinaan Remaja bahwa:
  • Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
  • Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
  • Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan kegiatan PMI.
  • Remaja adalah kader relawan.
  • Remaja calon pemimpin masa depan.

Palang Merah Remaja (PMR) adalah suatu organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat yang bertujuan membangun dan mengembangkan karakter Kepalangmerahan yang berjiwa kemanusiaan agar siap menjadi relawan PMI pada masa depan.

Lalu, apa itu LKPM?

LKPM sudah berlangsung sejak dari tahun 2008, kegiatan ini terus diselenggarakan dalam kurun waktu 2 (dua) tahun sekali, dan event ini akan dilaksanakan untuk yang ke 7 (tujuh) kalinya pada April 2020. Dengan tema “Beyond the Limit (Melampaui Batas)”, sesuai dengan apa yang pernah disampaikan oleh Bapak Palang Merah Internasional Jeant Hendry Dunant yaitu “Bergerak melampaui batas perbedaan kita, dan saling berpelukan sebagai keluarga manusia” 


   
Lomba Pertolongan Pertama

 
Lomba Dapur Umum
 
Kegiatan lomba ketangkasan palang merah tidak hanya sekedar ajang kompetisi untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga bertujuan membangun karakter siswa yang bersahabat, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta selalu siap dan tanggap terhadap bencana. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi tempat evaluasi kompetensi dan kapasitas relawan PMR baik oleh PMI maupun oleh sekolah-sekolah.

Adapun lomba-lomba yang dikompetisikan di kegiatan ini sebagai berikut:
1.      Lomba cepat tangkas
2.      Lomba perawatan keluarga
3.      Lomba pertolongan pertama
4.      Lomba dapur umum
5.      Lomba cipta logo LKPM
6.      Lomba media PMR
7.      Lomba Promosi Kesehatan berbahasa Inggris
8.      Lomba drama kepalangmerahan
9.      Lomba prilaku hidup bersih dan sehat
10.  Lomba pameran poto kemanusiaan
11.  Lomba parade budaya
12.  Lomba putra/i LKPM
13.  Lomba vocal grup

Kemudian kegiatan workshop pembina PMR, Pameran poto, kegiatan sosial berupa bakti sosial dan berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan.
 
Parade Budaya 

Untuk LKPM kali ini akan ada banyak kejutan-kejutan yang akan diberikan oleh panitia penyelenggara, mulai dari lomba, performance, konsep, dan berbagai aspek lainnya yang akan memukau peserta, yang membuat LKPM menjadi event berbeda dari kegiatan PMR yang pernah ada. Menyesal sekali rasanya kalau teman-teman PMR tidak turut berpartisipasi dalam event yang paling ditunggu-tunggu ini.

 
 Keseruan Peserta

Juara Umum LKPM VI Tahun 2018

Dengan adanya kegiatan LKPM diharapkan mampu menumbuhkan dan mengembangkan karakter PMR yang bersih, sehat, kepemimpinan, peduli, kreatif, kerjasama, bersahabat, ceria, inovatif, agamis dan nasionalis. Serta meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan menjadi agen-agen perubahan.

Seperti halnya Greta Thunberg, seorang gadis muda asal Swedia yang mengkampanyekan peduli lingkungan dan perubahan iklim serta mampu menggerakkan masyarakat internasional. Greta merupakan seorang gadis muda yang berusia 15 tahun yang berpidato mengkampanyekan lingkungan pada Konferensi Perubahan Iklim COP25 di Madrid, Spanyol. Yang hampir dihadiri oleh 200 Negara. Salah satu kandidat termuda untuk menerima penghargaan perdamaian Nobel Peace Prize juga berkampanye di konferensi perubahan iklim yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS.

Dengan demikian, melalui kegiatan ini tuntutan pendidikan sekarang dan masa depan dapat diarahkan pada peningkatan kualitas kemampuan intelektual dan profesional serta sikap, kepedulian dan tanggap, kepribadian dan moral manusia Indonesia yang berjiwa kemanusiaan. Dengan kemampuan dan sikap manusia Indonesia yang demikian diharapkan dapat mendudukkan diri secara bermartabat di masyarakat dunia di era globalisasi ini.

 Ditunggu kedatangannya yaa adik-adik PMR di LKPM VII..

Untuk info lebih lanjut tentang LKPM VII silakan kunjungi:
Instagram: @ksrpmiunja
E-mail: ksr_pmi@unja.ac.id
Author Image

About Fahlevinisme.blogspot.com
Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

2 komentar: