Selasa, 24 Maret 2020

Cegah Corona, Selamatkan Kita

2


Cegah Corona, PMI Provinsi Jambi dan KSR PMI UPT Universitas Jambi lakukan penyemprotan desinfektan bersama ACT dan TNI di lingkungan Universitas Jambi.


 Poto Bersama PMI Provinsi Jambi, UKM KSR PMI UPT Universitas Jambi, ACT, TNI dan Pengurus Masjid Jami' Assalam Universitas Jambi

Semakin mewabahnya Coronavirus Disease (COVID-19) atau Virus Corona di indonesia membuat kecemasan kian bertambah ditengah masyarakat. Per Selasa (24/3), Indonesia mencatatkan tambahan 107 pasien positif COVID-19, sehingga total kasus menjadi 686 orang.

Adapun penambahan pasien yang meninggal sebanyak 7 orang, dan kini totalnya menjadi 55 orang. Sementara itu untuk pasien yang dinyatakan sembuh tidak bertambah dan masih pada angka 30 orang. Tingkat kematian karena penyakit COVID-19 sebesar 8,02 persen. Dengan tingkat kematian sebesar itu menjadikan Indonesia di peringkat ke-3 negara dengan rasio kematian virus corona terbesar di dunia.

Melihat semakin meluasnya penyebaran virus ini Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jambi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korsp Sukarela (KSR) PMI UPT Universitas Jambi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan TNI saling bersinergi dalam mencegah dan menanggulangi wabah virus COVID-19.

 Briefing pembagian tugas

Selain upaya edukasi dan promosi kesehatan, PMI Prov. Jambi, KSR PMI UPT Universitas Jambi, ACT dan TNI melakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan kampus Universitas Jambi, terutama berfokus kepada tempat-tempat ibadah seperti masjid dan mushala, kemudian beberapa fakultas dan dilanjutkan digedung rektorat. Aksi penyemprotan ini dilakukan dalam rangka upaya pencegahan terhadap wabah virus corona.


Penyemprotan desinfektan di Masjid Jami' Assalam Universitas Jambi

Herman (Mahasiswa Fakultas Sains & Teknlogi) salah satu relawan yang bertugas
melakukan penyemprotan yang juga adalah anggota UKM KSR PMI UPT Universitas Jambi mengungkapkan “Meskipun kita di liburkan dan harus stay at home tapi masih banyak aktivitas positif yang bisa kita lakukan, salah satunya adalah dengan kegiatan penyemprotan tempat-tempat ibadah dan tempat-tempat umum dengan desinfektan. Dengan harapannya setelah aksi penyemprotan ini dapat mengurangi risiko penularan Covid-19 ini dan juga masyarakat”.

 
 Penyemprotan desinfektan di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi

Sementara itu Elik Marwanto (Mahasiswa Fakultas Keolahragaan) selaku Komandan UKM KSR PMI UPT Universitas Jambi dalam hal ini menyampaikan, “Penyemprotan desinfektan ini bagian dari upaya dan ikhtiar kita dalam pencegahan penyebaran COVID-19 yang meresahkan dunia terutama Indonesia saat ini. Kami berharap dengan adanya penyemprotan desinfektan ini dapat menjauhkan virus Covid-19, supaya masyarakat tetap aman dan sehat. Tetapi harapan terbesar kami adalah kesadaran dari masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungan sekitar dan membiasakan hidup bersih dan sehat”.

Penyemprotan desinfektan di Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Jambi

Dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam berprilaku hidup bersih dan sehat, perlu adanya tindakan konkret yang harus dilakukan, salah satu bentuk dari upaya meningkatkan kesadaran itu para relawan kemanusiaan turun tangan memberikan edukasi dan contoh secara langsung kepada masyarakat.

Dr. Tedjo Sukmono., S.Si., M.Si. (Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Prov. Jambi) selaku koordinator aksi menjelaskan, “Selain mengedukasi masyarakat melalui medsos atau secara langsung. Kita melakukan penyemprotan desinfektan, dan targetnya adalah ke area-area publik, tempat ibadah, terminal, serta pasar. Harapannya penyemprotan desinfektan ini sebagai upaya menekan perkembangbiakan virus COVID-19 dan virus tersebut dapat menghilang”.


Adapun hal yang perlu dilakukan oleh setiap orang dalam mencegah virus corona adalah dengan menerapkan gaya hidup besih dan sehat, serta tidak lupa mencuci tangan menggunakan sabun dengan baik dan benar. Agar rantai penularan virus Covid-19 terhenti, maka lakukan hal-hal berikut:

MENJAGA JARAK!
  • HATI-HATI aktivitas di luar rumah. Sebaiknya kegiatan kerja, belajar, ibadah dilakukan di rumah.
  • HINDARI tempat keramaian, berdesakan di transportasi publik, berkumpul dengan jumlah banyak.
  • AMAN jika kita selalu menjaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter. Tidak kontak fisik langsung seperti bersalaman atau bersentuhan.
Mengurangi kontak antar manusia akan mengurangi penyebaran infeksi atau penyakit. Jaga diri, jaga sesama dengan menjaga jarak sosial (Social Distancing) untuk cegah Corona. WASPADA BOLEH, PANIK JANGAN!!


Penulis: Riza Fahlevi
Editor: Riza Fahlevi
Author Image

About Fahlevinisme.blogspot.com
Soratemplates is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design

2 komentar:

  1. Semoga corona segera diangkat oleh Allah.
    Allah melihat ikhtiar kita.
    Good artikel.

    BalasHapus